Puisi Hanya Penantian

Sakit… sungguh sakit…
Hanya sakit yang kurasakan ketika kerinduan merasuk jiwa
Tangis.. banyak tangis…
Hanya air mata dalam hati yang bisa kuteteskan
Menanti.. terus menanti…
Hanya penantian yang kini kurasakan
Diam.. dan diam…
Hanya dengan mengunci bibirku aku bisa bertahan
Semua karena dirimu
Semua hanya untukmu
Malam ini aku membiarkanmu bersama bintang
Terbang bersama ilusi dan menapaki alam mimpi
Kembalilah esok bersama mentari
Seraya membuka tabir langit dan menatap dunia baru.

Tentang Puisi cinta Alynuddin

Berbagi,Merasa,Mengecap,dan Mencari apa itu Bahagia yg Mungkin siapapun belum tentu tahu Kapan dia akan datang.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Cinta Sedih, Puisi Penantian, Puisi Rindu dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s